7 Perilaku Anak Kucing yang Perlu Diketahui

Aug 27, 2018

Ukurannya yang mungil, membuat anak kucing terlihat sangat menggemaskan. Melihatnya berlarian dan lompat ke sana ke mari bisa menjadi kebahagiaan tersendiri bagi pencinta kucing. Namun pernahkah Pet Mates merasa heran saat melihat beberapa perilaku anak kucing, apakah ini normal? Sebaiknya simak dulu 7 perilaku dan sifat anak kucing yang perlu diketahui berikut ini.

Memahami Karakter dan Sifat Anak Kucing 

Memahami perilaku dan sifat anak kucing memang sulit pada awalnya. Setiap jenis kucing dapat memiliki sifat yang berbeda. Sifat anak kucing ini dipengaruhi oleh jenis ras yang berkaitan dengan komposisi hormon di dalam tubuh kucing. Kebiasaan dari pemilik kucing sebelumnya juga dapat mempengarungi sifat anak kucing saat ini. 

Untuk memastikan apakah anak kucing yang baru kamu adopsi akan betah tinggal di rumahmu, kamu perlu mengenali terlebih dahulu sifat anak kucing tersebut. Kamu dapat memberikannya beberapa tes karakter sederhana. Tes karakter ini untuk mengetahui apakah kucingmu penakut, liar, keras kepala, tenang, atau karakter lainnya. Amatilah sifat anak kucing dengan seksama.

1. Jika anak kucing berlari untuk bermain dengan tali atau menggosokmu, itu menunjukkan anak kucingmu telah dididik untuk bersosialisasi dengan benar. 

2. Jika anak kucing takut dan mencoba melarikan diri saat kamu mendekatinya, mungkin anak kucingmu tidak dididik untuk bersosialisasi dengan benar. Mungkin sifat anak kucingmu penakut atau kurang percaya diri. Sangat penting untuk mengatasi fase ini. Untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak kucing, ajaklah bermain. Kamu juga dapat memperkaya ruang hidupnya dengan menyediakan mainan untuk menemaninya ketika sendirian.

3. Tes bola kertas untuk mengetahui sifat anak kucing terhadap indikasi ketakutan. Gulung bola kertas di depan anak kucing. Setiap kelambatan untuk bereaksi adalah indikasi ketakutan atau ketidakpedulian umum terhadap gerakan eksternal.

4. Tes dominasi untuk mengetahui sifat anak kucing dalam mendominasi hubungan. Anak kucing yang dengan mudah membiarkan perutnya dibelai ketika berbaring telentang biasanya merupakan kucing yang penurut. 

5. Jika anak kucing berkelahi atau mencoba untuk mencakar, ini menunjukan sifat anak kucing yang ingin mendominasi. Dia tidak suka berada dibawah pengaruh pihak lain.

6. Tes kebisingan untuk mengetahui sifat anak kucing apakah mudah panik atau tetap tenang. Tepuk tanganmu dengan keras saat anak kucing tidak melihatmu. Jika dia menunjukkan keingintahuan tetapi tetap tenang, anak kucingmu telah dibesarkan di lingkungan yang kaya dan penuh stimulasi. 

7. Jika anak kucing melarikan diri saat kamu melakukan tes kebisingan, ini merupakan indikasi sifat anak kucing yang mudah terkejut. Kamu perlu secara bertahap memaparkannya kepada kebisingan dan kontak dengan orang-orang sehingga ia dapat menemukan banyak sensasi baru.

 

Tidak semua orang tahu ini, tetapi ciri-ciri sifat anak kucing tertentu khusus untuk ras tertentu. Sebagai contoh, kucing Siam sangat menyayangi pemiliknya tetapi juga sangat tidak sabar dan sangat banyak bicara. Kucing British Shorthair sangat tenang, kucing Abyssinianlucu dan sporty. Jadi, sebelum mengadopsi anak kucing, pastikan untuk mencari tahu terlebih dahulu deskripsi karakter ras anak kucing tersebut.

Bukan hanya sifat anak kucing yang berbeda dari tiap ras yang berbeda. Makanan yang dibutuhkan setiap ras anak kucing pun dapat berbeda. Berikan kucingmu makanan Royal Canin yang formulasinya telah disesuaikan secara spesifik untuk memenuhi kebutuhan harian kucingmu. Simpanlah makanan kucing Royal canin tetap dalam kemasan aslinya agar terhindar dari oksidasi udara luar dan kualitasnya tetap terjaga.