Tips dan Trik Memberi Makanan Pada Anak Kucing Hingga Dewasa

Jul 04, 2018

Masa pertumbuhan merupakan salah satu periode penting dalam kehidupan hewan peliharaan, termasuk kucing. Satu hal yang berperan penting dalam tahap ini adalah makanan. Sama halnya dengan manusia, anak kucing pun mempunyai kebutuhan gizi yang berbeda dengan kucing dewasa. 

Bagaimana memberi makan anak kucing hingga dewasa? Berikut beberapa tips dan trik yang sebaiknya kamu lakukan: 

Saat lahir

Sesaat setelah lahir, seekor anak kucing tidak akan langsung makan dan minum susu. Asupan pertama yang dikonsumsi adalah kolostrum atau air susu yang diproduksi pada tahap akhir kehamilan ibunya. Jenis susu satu ini terdiri dari antibodi dengan jumlah yang banyak dan sangat dibutuhkan anak kucing selama 8 minggu pertama. Kolostrum ini pula yang akan melindunginya dari segala jenis kuman dan bakteri yang mengancam di lingkungan sekitarnya.

Pada bulan pertama

Setelah 2 hingga 3 minggu, gigi susu pertama anak kucing akan mulai muncul. Pada 4 hingga 7 minggu setelahnya, produk air susu secara bertahap pun akan menurun dan kucing kesayanganmu ini akan mulai makan makanan padat. Nah, inilah yang disebut sebagai proses penyapihan dimana sistem pencernaan pun akan terus berkembang dan kemampuan untuk mencerna laktosa menurun sementara kemampuan untuk mencerna sari pati akan meningkat.

Pada bulan kedua

Jika telah mencapai umur 7 sampai 8 minggu, proses penyapihan pun selesai dan anak kucing kini telah mandiri. Di umur ini, anak kucing pun bisa makan sendiri sehingga kamu pun bisa memberikannya makanan padat baik kering atau basah.

Pada bulan ketiga

Sekitar umur 12 minggu, anak kucing kamu pun sudah bisa hidup terpisah dari induknya. Yang perlu diperhatikan adalah dengan menghindarkannya dari stres dan membiarkannya terbiasa dengan lingkungan barunya. Setelah melewati tahap ini, seekor kucing pun bisa diatur pola makannya untuk menghindarkannya dari obesitas.

Pada bulan keempat

Saat kucing kesayanganmu telah berumur 4 bulan, sangat disarankan untuk memberinya Royal Canin yang dikhususkan untuk anak kucing (kitten). Makanan kucing jenis ini mengandung energi yang tinggi, kandungan pati rendah, kandungan protein yang optimal, serta taurin atau asam amino yang dibutuhkan. Semua ini kandungan ini berguna untuk merangsang pembentukan otot dan perkembangan mata serta otak untuk memastikan pertumbuhan yang aman untuk kucingmu.

Pada bulan kedua belas

Setelah berumur dua belas bulan ke atas, seekor kucing pun sudah berada pada umur dewasa. Nah, kucing dewasa pun memiliki kebutuhan nutrisi yang bebeda dengan anak kucing. Namun, secara umum kebutuhan-kebutuhan ini sangat tergantung pada ras, umur, gaya hidup, dan hal-hal lainnya.

Ketika seekor kucing menginjak umur satu tahun, maka dia pun telah mampu mengonsumsi makanan kucing dewasa. Untuk mengganti makanannya, mulailah secara bertahap sebelum menggantinya secara keseluruhan.

Satu-satunya makanan terbaik yang cocok akan hal-hal ini adalah Royal Canin yang hadir dalam beragam varian seperti kitten, adult, mom and kitten, hingga ras kucing tertentu lainnya. Teksturnya pun tepat sehingga membuat semua jenis kucing mudah untuk mengonsumsinya. Hal ini pun membuat produk ini direkomendasikan oleh para dokter hewan.

Bukan hanya menjaga makanannya, melakukan aktivitas sederhana seperti bermain secara rutin akan mampu menjaga kesehatan hewan peliharaanmu. Dan yang paling penting, jangan pernah mengabaikan kebersihannya.