4 Rahasia Cara Merawat Anjing Senior Agar Hidup Sehat

Oct 19, 2017

Anjing dikenal sebagai hewan yang cukup setia dalam memberikan rasa cinta dan perhatian di sepanjang hidupnya kepada pemiliknya. Bahkan banyak yang menganggap hewan berkaki empat ini sebagai bagian anggota keluarga. Maka dari itu tak heran jika ada rasa keterikatan psikologis yang kuat antara pemilik dengan anjing peliharaannya. Namun saat anjing memasuki masa senior, terdapat perubahan secara psikis maupun fisik yang berlangsung pada anjing kamu. Di masa inilah Pet Mates perlu memberikan perhatian lebih bagi kelangsungan hidup anjingya.

Penuaan pada anjing dimulai saat sel-sel rusak lebih cepat. Proses penuaan ini bergantung terhadap ukuran anjing. Contohnya, anjing yang berukuran lebih kecil cenderung menua lebih  lambat dan memiliki umur harapan hidup lebih panjang dibandingkan anjing yang ukurannya lebih besar. Umumnya, seekor anjing dianggap "senior" bila sudah memasuki sepertiga terakhir atau telah menghabiskan 75 sampai 80% dari masa hidupnya. Berbeda dengan anjing dewasa, anjing senior memerlukan penanganan yang lebih spesifik. Hal ini karena secara fisik dan psikis anjing senior banyak mengalami perubahan bahkan penurunanfungsi. 

Saat anjing memasuki masa penuaan, tanda fisik yang bisa terlihat diantaranya :

1. Bintik putih dan abu-abu yang muncul

2. Otot mengecil

3. Sering buang air kecil

4. Penurunan pendengaran (tidak merespon dengan cepat terhadap suara yang muncul)

5. Penurunan penglihatan

6. Rambut rontok dan kulit terasa keras

7. Mudah lelah

8. Timbulnya beberapa penyakit, seperti radang sendi, masalah di rongga mulut(kehilangan gigi atau peradangan gusi),penyakit jantung (penurunan toleransi olahraga, kelemahan),berkurangnya fungsi ginjal, dan lain-lain. 

 

Cara Merawat Anjing Senior

1. Nutrisi

Anjing lanjut usia memiliki kebutuhan makanan yang berbeda karena tubuh dan gaya hidup mereka berubah. Aktivitas anjing senior pun biasanya akan menurunsehingga dibutuhkan perhatian khusus dalam merawat anjing senior. Perlu adanya pemberlakuan diet yang mengandung protein tinggi dan mengurangi kalori untuk mempertahankan massa otot. Mereka juga membutuhkan asam lemak omega3 EPA-DHA untuk membantu mengurangi peradangan dan nyeri sendi. 

 

Diet untuk anjing senior harusmencakup kadar vitamin C, E, dan beta karoten yang cukup untuk mendapatkan efek antioksidan yang baik untuk daya tahan tubuhnya. Asam lemak esensial dalam minyak ikan (omega 3) dan omega 6 berkontribusi untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut anjing. Makanan/diet anjing senior yang sehat harus dibedakan dari anjing senior yang sakit.

 

2. Cegah Pertumbuhan Kutu, Cacing, atau Jamur

Perlu juga mengawasi adanya pertumbuhan parasit dan jamur pada tubuh anjing. Dengan bertambahnya usia, sistem kekebalan tubuh anjing akan menurun sehingga berisiko untuk terkena parasit, kutu, dan jamur yang akan mengganggu kesehatannya dan bisa membawa penyakit.

 

3. Olahraga

Olahraga yang teratur bisa membantu mencegah kelebihan berat badan yang menjadi masalah umum untuk anjing senior. Tetapi bila anjing melakukan olahraga, kamu harus melihat kondisi dari anjing kamu apakah ia cukup sehat untuk diajak berolahraga. 

 

4. Konsultasi Dokter Hewan

Cara merawat anjing senior juga bisa dilakukan dengan berkonsultasi secara rutin pada dokter hewan, sehingga kamu bisa mengetahui gangguan tubuh yang mungkin terjadi pada ginjal, jantung, dan organ tubuh lainnya. Dokter hewan bisa memberikan solusi pengobatan yang terbaik untuk anjing seniormu. 

Selain menerapkan cara merawat anjing senior di atas, lengkapi juga nutrisi anjingmudengan memberikan makanan khusus anjing dari Royal Canin yang bermutu tinggi dan memiliki banyak varian agar anjing kamu bisa tetap hidup sehat.Kamu bisa mengunjungi  www.royalcanin.co.id untuk mengetahui jenis makanan anjing apa saja yang tepat untuk anjing kamu. Tidak hanya itu, kamu juga bisa mendapatkan berbagai informasi bermanfaat tentang dunia anjing seperti cara merawat, dan lain-lain yang pastinya sangat bermanfaat bagi kamu.