Penyakit Ginjal dan Saluran Kemih Pada Kucing yang Harus Diwaspadai

Nov 10, 2017

Kucing termasuk hewan peliharaan yang cukup mudah untuk dipelihara. Kendati demikian bukan berarti tidak lepas dari ancaman-ancaman penyakit baik dari virus maupun bakteri dan jamur. Bukan hanya manusia, kucing juga bisa mengidap beberapa penyakit yang mengganggu tubuhnya. Beberapa penyakit yang bisa dialami kucing yakni sakit gagal ginjal dan saluran kemih. Berikut ini penjelasan penyakit ginjal dan saluran kemih yang perlu kamu ketahui. 

Gagal ginjal pada kucing

Gejala yang biasa muncul pada kucing yang mengidap penyakit ginjal yakni munculnya rasa haus yang meningkat, kehilangan nafsu makan, buang air kecil yang berlebihan, mual, muntah, konstipasi, penurunan berat badan, dan kelesuan. Jika kucingmu menunjukkan gejala-gejala tersebut, kamu perlu membawa kucing ke dokter hewan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait ginjal dan gagal ginjal. 

Penyakit gagal ginjal menjadi salah satu penyebab utama kematian pada kucing yang lebih senior. Penyakit ginjal pada kucing biasanya disebabkan karena faktor seperti usia, genetika, dan faktor lingkungan seperti menelan zat beracun. Terdapat dua kondisi gagal ginjal pada kucing yakni akut atau kronis. Untuk gagal ginjal akut dikaitkan dengan berhenti tiba-tiba fungsi ginjal, sedangkan hasil gagal ginjal kronis dari kerusakan progresif pada fungsi ginjal.

Saluran kemih 

Penyakit saluran kemih disebabkan karena kristal-kristal atau batu di dalam kandung kemih, infeksi kandung kemih, peradangan di dalam kandung kemih (terkadang disebut sebagai idiopatik sistitis),dan kelainan lain di dalam saluran kemih. Gejala-gejala penyakit saluran kemih diantaranya kurang nafsu makan, kesulitan buang air kecil, buang air kecil sakit, bahkan hingga buang air berdarah. Beberapa dampak yang yang ditimbulkan bila kucing kamu mengalami saluran kemih yakni menurunnya aktivitas yang dilakukan dan mengalami kelebihan berat badan. Penyakit saluran kemih termasuk salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada kucing terutama kucing jantan.

Untuk menangani kedua masalah penyakit kucing tersebut sebaiknya tanyakan pada dokter hewan. Kemungkinan dokter akan memberikan obat untuk menangani penyakit ginjal kucing, kamu bisa juga mengobatinya melalui penyesuaian makanan kucing kamu.

Makanan terbaik untuk kucing dewasa 

Kucing dewasa membutuhkan makanan yang mendukung tubuhnya untuk terus sehat. Kamu bisa memberikan makanan kucing terbaik dari Royal Canin. Makanan Royal Canin untuk kucing dewasa memiliki beberapa varian, diantaranya:

Urinary S/O high dilution 

Berikan urinary S/O high dilution selama 5-12 minggu  untuk melarutkan batu struvit dan sampai 6 bulan atau lebih untuk mengurangi risiko penyakit berulang. Untuk pemberian makanan kucing jenis ini sebaiknya konsultasikan pada dokter hewan sebelum memberikannya pada kucing.

 

Renal with Tuna

Makanan kucing lainnya yakni Renal with Tuna. Makanan ini adalah pakan diet lengkap untuk kucing yang mengalami gagal ginjal melalui kandungan fosfor rendah dan protein berkualitas tinggi. Selain itu makanan kucing ini juga berfungsi untuk mengurangi pembentukan batu oksalat melalui tingkat kalsium dan vitamin D yang optimal. 

 

Hepatic

Hepatic memiliki kandungan tinggi energi yang cukup, yang disesuaikan dengan kebutuhan kucing dewasa yang mengalami gangguan hati, tanpa membuat saluran pencernaannya terbebani. Hepatic juga mampu menambah nafsu makan dan memiliki kandungan tembaga yang rendah untuk membantu mencegah akumulasi di sel hati. Pemberian makanan kucing ini sebaiknya dikonsultasikan  terlebih dahulu dengan dokter hewan. 

Itu dia beberapa produk makanan kucing terbaik yang dimiliki Royal Canin. Semua makanan yang ada di Royal Canin dibuat dari bahan berkualitas. Bila kamu ingin mengetahui ragam makanan kucing terbaik lainnya, silakan buka situs Royal Canin.