Pelihara Kucing Siam? Perhatikan Beberapa Hal Ini

Dec 18, 2017

Kucing siam atau kucing siamese merupakan salah satu kucing yang diakui sebagai kucing berjenis oriental. Sama dengan ras persia, manx dan spinx, kucing siam merupakan ras murni. Sesuai dengan namanya, kucing Siam berasal dari Negara siam atau sekarang disebut dengan Negara Thailand.

Berikut beberapa hal mengenai kucing siam yang perlu kamu ketahui ya, Pet Mates.

Karakteristik

Kucing siam pada umumnya memiliki ciri-ciri seperti berambut pendek, badan ramping, berotot, ekor panjang, mata berwarna biru, memiliki warna yang lebih dominan putih atau abu-abu kemerahan dengan warna yang berbeda pada bagian kaki, wajah dan ekor dan semakin usianya bertambah, rahang segitiga yang tipis, warna pada rambut kucing siam cenderung akan menjadi semakin gelap. Berat badan kucing siam jantan biasanya sekitar 4-7 kg, sedangkan berat badan kucing siam betina sekitar 5 kg. 

Kepribadian

Kucing siam adalah kucing yang ramah, ada yang memiliki suara lembut dan juga keras. Kucing jenis ini sangat mudah beradaptasi dan mudah untuk tinggal bersama hewan lain. Siam memiliki sifat yang keras kepala dan menuntut dengan cara mengeluarkan suara yang keras. Siam merupakan kucing yang tidak suka jika ditinggal sendirian di dalam rumah sehingga kucing siam sangat senang jika ada yang menemani dan selalu diperhatikan, sehingga kucing siam sebenarnya tidak cocok jika dipelihara oleh pemilik yang sering keluar rumah.

Kesehatan

Kucing Siam merupakan kucing yang aktif bermain, tangkas dan berlompat-lompat atau juga memanjat. Untuk mempertahankan bentuk tubuh mereka yang unik dan mendukung gaya hidupnya yang aktif tersebut, kucing siam membutuhkan lebih banyak protein dan sedikit lemak dalam makanan mereka.

Bentuk rahang berbentuk segitiga yang dimiliki kucing siam ternyata menjadi salah satu penyebab salah satu masalah besar yaitu penumpukan tartar dan penyakit gusi. Bentuk dengan rahang seperti itu, sulit untuk membersihkan gigi jika memakan makanan kering, sehingga kucing siam harus mengunyahnya sebelum mereka menelannya agar gigi mereka bisa tetap bersih dan memperbaiki kebersihan mulut secara keseluruhan.

Kucing siam memiliki kecenderungan untuk menderita masalah pencernaan, tetapi di balik itu perut kucing siam dapat mudah merespon dengan baik untuk nutrisi dalam bentuk prebiotik untuk membantu meningkatkan keseimbangan flora usus (bakteri, ragi, dan jamur yang tumbuh dengan normal di dalam usus),serta protein yang mudah untuk dicerna sehingga memungkinkan tubuh dapat menyerap lebih banyak nilai gizi dari makanan yang mereka konsumsi.

Itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui mengenai kucing siam dan sangat penting kamu perhatikan jika memeliharanya di rumah. Ketahui juga bahwa ada banyak kucing yang memiliki proses berkembang biak dan memiliki kombinasi unik antara kebutuhan nutrisi yang harus dipenuhi untuk membantu menjaga kesehatan mereka. Baik dari kandungan protein berkualitas tinggi, termasuk L-karnitin yang dapat membantu mempertahankan massa otot kucing siam, mendukung pencernaan untuk perutnya yang sensitif atau makanan yang memiliki bentuk yang mudah untuk dikonsumsi kucing siam sehingga mudah untuk mencerna. Dari hal-hal tersebut, sebaiknya kamu memilih makanan yang dapat memenuhi segala kebutuhannya seperti yang terdapat pada Royal Canin. Makanan dengan nutrisi lengkap untuk kucing kesayangan kamu.