Kenali Bahasa Tubuh Kucing Agar Tahu Suasana Hatinya

Dec 21, 2018

Suasana hati kucing dapat berubah-ubah. Ketika sedang senang, kucing berusaha mengekspresikan kebahagiaannya agar kamu mengetahui bahwa kucingmu sedang senang. Demikian pula saat takut, kucingmu ingin meminta pertolongan karena dia takut akan sesuatu. Namun, kucing tidak dapat berbicara bahasa manusia. 

Kucing menunjukkan suasana hatinya dengan bahasa tubuh untuk menjelaskan apa yang terjadi di sekitarnya. Untuk bisa mengetahui suasana hatinya, Pet Mates perlu mengenali bahasa tubuh kucing. Hal ini sangat penting agar kamu lebih cepat mengetahui apa keinginan kucingmu, apakah dia sehat atau sakit, dan apakah kucingmu sedang butuh pertolongan. 

Berikut ini akan diuraikan macam-macam bahasa tubuh kucing berdasarkan anggota tubuhnyakucing. Kamu dapat mempelajarinya untuk bisa mengetahui suasana hati kucingmu. 

 

Ekor 

Ekor merupakan bagian tubuh yang sangat penting untuk komunikasi bagi kucing. Sebagian besar bahasa tubuh kucing bisa dilihat dari posisi dan gerakan pada ekor kucing. Kamu dapat memperhatikan ciri-ciri berikut ini untuk mengetahui arti dari gerakan ekor kucingmu.

1. Saat sedang kesal, kucing biasanya menggerakkan ekornya dari satu sisi ke sisi yang lain. Demikian juga bila ekor kucing ditarik dalam garis lurus dan ekor ini benar-benar diam tidak bergerak.

2. Ketika lelah dan cenderung tidak ingin bermain, kucingmu akan menurunkan ekornya. Namun jika kemudian ujung ekor kucing tiba-tiba bergerak, ini dapat diartikan kucing bersemangat dan tertarik terhadap kejadian di sekitarnya.

3. Ketika kucing sedang ramah dan bahagia, biasanya ia akan menunjukkan bahasa tubuh kucing dengan ekor yang berbentuk vertikal tegak lurus. Saat ini, kucingmu siap untuk diajak bermain. 

4. Kucing yang berpaling kemudian mundur, gerakan ini menunjukkan rasa hormatnya kepadamu. 

5. Ekor juga dapat menunjukkan kepercayaan kucing kepada pemiliknya. Pernahkah kucingmu menempelkan ekornya pada kakimu dan mengelus-elusnya? Itu adalah bahasa tubuh kucing bahwa ia percaya padamu. 

 

Kumis dan Gigi

Selain mengeong, mulut kucing sering kali tidak mengekspresikan suasana hati kucing. Namun, kita bisa melihat bahasa tubuh kucing dari kumis dan giginya. 

1. Jika kucingmu memiliki kumis yang menggantung, tidak seperti biasanya, ini berarti  kucingmu sedang sedih. Kamu dapat memperhatikan apakah suasana hatinya berubah drastis.  Amatilah bila ada tanda-tanda rasa sakit. Jika ditemukan perubahan perilaku, sebaiknya kamu segera membawa kucingmu ke dokter hewan.

2. Saat kucingmu duduk di jendela rumah, mungkin dia melihat seekor burung atau mangsa lain yang lewat atau duduk di dekatnya. Kamu bisa mendengar bahasa tubuh kucing yang mulai menggetarkan gigi dan membuat suara aneh. Ini dapat diartikan kucing mulai  frustrasi dan tidak sabar untuk berburu, padahal hewan lain tersebut tidak mungkin dijangkau olehnya.

 

Mata 

Bahasa tubuh kucing banyak ditunjukkan oleh matanya. Mata seekor kucing juga bisa bercerita banyak tentang keadaan di dalam diri kucing. 

1. Jika suasana hati kucing masih dalam keadaan tenang, biasanya kucingmu menyipitkan mata sampai setengah tertutup.

2. Ketika takut, biasanya mata kucing akan terbuka lebar. Mata kucing yang menatap lurus ke depan menandakan perasaan tertantang yang bersumber dari rasa takut. 

3. Mata yang terbuka lebar bisa menjadi tanda penyerangan. Sebaiknya kamu tidak melihat kucing secara langsung tanpa berkedipkarena kucing dapat mengartikannya sebagai tantangan. Jika kucing menganggapmu sebagai lawan yang lebih kuat, bisa saja kucing akan menyerangmu.

 

Telinga 

Bahasa tubuh kucing juga dapat dikenali dari telinga. Telinga kucing cukup informatif untuk mengekspresikan suasana hatinya.

1. Telinga yang berada dalam posisi biasa, vertikal, diarahkan ke depan, mengartikan bahwa kucing dalam keadaan tenang. 

2. Saat ada sesuatu yang menarik bagi kucing, biasanya kucing tidak akan memalingkan kepalanya. Kucing akan mengarahkan telinganya ke sumber suara itu. 

3. Ketika kucingmu ingin bermain, kucingmu biasanya akan mengarahkan telinganya kepadamu.

4. Ketika kucingmu gugup, sisi telinganya akan berkedut. Ini merupakan  bahasa tubuh kucing bahwa kucing sedang khawatir.

 

Itulah beberapa bahasa tubuh kucing yang perlu kamu kenali agar mengetahui suasana hatinya. Kalau kamu dapat mengenali bahasa tubuh ini dengan baik, kamu dapat lebih memahami kemauan kucingmu. Hubunganmu dengan kucing akan menjadi lebih baik.