Cara Mengganti Diet Makanan Peliharaan dengan Benar

Feb 05, 2018

Dalam mengganti diet makanan peliharaan baik anjing maupun kucing, kamu harus mempertimbangkan kondisinya terlebih dahulu. Yang paling utama, Pet Mates harus mengetahui dengan pasti masa-masa dimana hewan peliharaan tersebut membutuhkan perubahan makanan. Perlu diketahui bahwa setiap hewan peliharaan, khususnya kucing dan anjing, memiliki suatu masa dimana mereka harus berganti makanan selama hidup mereka berlangsung.

 

Masa-masa tersebut sebenarnya adalah masa-masa yang alami bagi kehidupan kucing dan anjing. Biasanya, penggantian makanan diet dibutuhkan ketika mereka sudah mencapai tahap hidup yang berbeda, mengalami kondisi yang membutuhkan nutrisi lebih baik maupun dalam keadaan sakit. Apapun kondisi kucing dan anjing, keduanya membutuhkan perubahan makanan yang berguna untuk mendukung kebutuhan nutrisi mereka.

 

Selain itu, untuk mengganti makanan hewan peliharaan ada caranya tersendiri. Dalam memberikan makanan pengganti, persentase antara makanan pengganti beserta makanan lamanya harus disesuaikan. Persentase ini juga akan berubah dari hari ke hari. Hal ini dilakukan agar peliharaan terbiasa dengan makanan barunya. Berikut ini adalah langkah-langkah yang benar mengenai cara mengganti diet makanan peliharaan.

 

Membuat pola diet

Ketika kamu memutuskan untuk mengganti makanan, kamu harus terlebih dahulu membuat pola waktu untuk mengubahnya. Sebagai rekomendasi, 7 hari merupakan waktu yang tepat untuk melakukan proses penggantian makanan. 

 

Selama 7 hari, proses penggantian makanan akan dimulai dengan memberikan jenis makanan baru. Perbandingan banyaknya makanan baru dan makanan lama harus diperhatikan setiap harinya agar hewan peliharaan tidak mengalami gangguan sistem pencernaan serta tidak mengalami regurgitasi atau naiknya makanan dari kerongkongan atau lambung tanpa disertai oleh rasa mual maupun kontraksi otot perut yang sangat kuat.

 

Menentukan perbandingan makanan

Cara mengganti diet makanan peliharaan selanjutnya adalah dengan menentukan perbandingan makanan baru dan makanan lama. Perbandingannya juga harus sesuai dan dibedakan secara bertahap. Setiap tingkatan tahap akan diberikan persentase makanan baru yang lebih besar. 

 

Untuk hari pertama dan kedua, beri makanan yang biasa diberikan sebanyak 75% dan makanan baru sebanyak 25%. Kemudian untuk hari ke-tiga dan ke-empat, perbandingan makanannya adalah 50% makanan biasa serta 50% makanan baru.

 

Pada tahap selanjutnya di hari ke-lima dan ke-enam, beri makanan dengan perbandingan yang meningkat. Untuk tahap ini, makanan biasa diberikan sebanyak 25 %, sedangkan untuk makanan baru ditingkatkan menjadi 75%. Di hari terakhir, makanan yang diberikan untuk hewan peliharaan adalah 100% makanan baru. Hari-hari selanjutnya, kamu bisa memberikan makanan baru tersebut.

 

Ketika menjalankan proses penggantian makanan diatas, kamu harus memperhatikan dengan baik reaksi hewan peliharaan tersebut. Jika menunjukkan perkembangan yang baik dan tidak menunjukkan reaksi apapun, maka proses diatas bisa dilakukan sesuai dengan urutannya. 

 

Namun jika menunjukkan adanya reaksi, pertambahan rasio makanan biasa dan makanan baru bisa diperlambat. Reaksi yang mungkin ditimbulkan adalah adanya perubahan pada perilaku, kotoran serta mungkin mengalami muntah. Perlambatan pada penambahan rasio makanan yang lebih bernutrisi ditujukan guna membiasakan sistem pencernaan pada hewan. Meski biasanya dalam dua minggu kucing atau anjing bisa mulai menyesuaikannya, namun ada pula yang memerlukan waktu lebih lama.

 

Pengawasan dalam mengganti diet makanan

Melakukan pengawasan setelah melakukan pergantian makanan berhasil merupakan suatu keharusan. Setidaknya dalam waktu dua bulan sejak diet berhasil dilakukan, pengawasan diperlukan untuk melihat bagaimana diet mempengaruhi hewan peliharaan.

 

Hasil diet sehat yang benar akan terlihat dari kondisi kucing atau anjing yang lebih sehat dan kulitnya lebih cerah. Untuk pengawasan yang lebih ideal, setidaknya melakukan medical check-up dengan dokter hewan secara rutin untuk memantau kesehatan hewan peliharaan. Dengan menemui dokter hewan, kamu bisa memastikan bahwa cara mengganti diet makanan peliharaan yang kamu lakukan adalah diet yang sehat dan benar.