5 Alasan Kucing Menjilat Dirinya Sendiri

Jan 19, 2018

Jika kamu suka mengamati gerak-gerik kucing, kamu mungkin bertanya-tanya mengenai alasan kucing menjilat dirinya sendiri. Ternyata, kucing suka menjilat rambutnya sendiri dengan berbagai fakta menarik. Nah, berikut ini merupakan alasan-alasan kucing senang menjilat tubuhnya, khususnya rambutnya sendiri.

 

1. Menjaga kulit

Salah satu alasan kuat yang mendasari kucing menjilat dirinya sendiri adalah untuk menjaga kesehatan kulit. Dalam lidah kucing terdapat tonjolan kapiler yang berbentuk seperti kail. Tonjolan tersebut berfungsi untuk menghilangkan kotoran, rambut mati serta debu yang menempel pada kulit. Bahkan, debu pada kulit dan rambut juga hilang berkat jilatan tersebut. Tidak hanya menjaga kesehatan dan kelembaban kulit, namun juga menjaga kemurnian kulit.

 

2. Menjaga rambut

Kamu pasti sering melihat kucing menjilat rambutnya dengan hati-hati. Hal ini mereka lakukan bukan tanpa sebab. Ketika mereka menjilat rambutnya sendiri dengan hati-hati, mereka sebenarnya sedang mendistribusikan sebum. Sebum ialah sejenis minyak alami dan nantinya berfungsi untuk menjaga kelembaban rambut serta mencegah rambut mudah kering.

 

3. Merawat diri

Alasan kucing menjilat dirinya sendiri adalah untuk merawat diri. Dengan menjilat dirinya sendiri, itu berarti ia menjaga bau khasnya sendiri. Bau ini sangat penting bagi dirinya dan hewan lain, khususnya kucing lain. Kucing merupakan salah satu hewan yang sangat sensitif terhadap bau. Sehingga wajar jika ia sering menjilat-jilat setelah dielus-elus oleh pemiliknya. 

 

4. Menenangkan diri

Salah satu alasan mengejutkan lainnya adalah bahwa kucing menjilat tubuhnya untuk menenangkan diri. Beberapa peneliti menyetujui alasan ini. Kucing yang stres seperti ketika diajak ke dokter hewan biasanya akan terus menjilat dirinya sendiri. Menurut penelitian, rambut kucing memiliki vitamin B yang mampu membantu kucing menjadi lebih tenang secara mental.

 

5. Meniru induknya

Salah satu alasan mengapa kucing sering menjilat diri sendiri beserta pemiliknya adalah klaim bahwa kamu dianggap ‘miliknya’ atau keluarganya. Hal ini merupakan suatu tanda yang diwariskan oleh induknya terdahulu.

 

Pada dasarnya, alasan kucing menjilat dirinya sendiri adalah untuk tujuan kebaikan fisik kucing itu sendiri. Hal ini wajar karena memang merupakan sifat natural dari kucing. Justru merupakan hal aneh jika kucing tidak menjilat dirinya sendiri lagi.

 

Jika kamu mendapati kucing tidak melakukan kebiasaan menjilat dirinya, segera hubungi dokter hewan terdekat. Pastikan bahwa kondisi kucing dalam keadaan yang baik. Terlebih jika kamu melihat bahwa ia juga mengalami hal lain seperti kesakitan dan penolakan untuk diajak periksa. Tanda-tanda seperti ini merupakan gejala awal adanya masalah pada kucing.

 

Indikasi lainnya yang memungkinkan kucing dalam masalah adalah jika ia terlalu sering menjilat. Baik berhenti menjilat atau terlalu sering menjilat tidaklah baik bagi kucing. Jika kamu melihat bahwa kucing sering menjilat bahkan menggigit sesuatu, kamu bisa dengan segera ke dokter hewan. Jilatan pada kucing yang berlebihan bisa disebabkan oleh rasa gatal maupun parasit. Alergi juga mungkin dapat terjadi.

 

Apapun masalah yang terjadi pada kucing yang berhubungan dengan jilatan, kamu bisa dengan segera menghubungi dokter. Jika diagnosis diketahui lebih cepat, maka penanganannya akan lebih mudah dan risiko kritis bisa berkurang. 

 

Sebagai tambahan, untuk mendukung kucing dalam melakukan perawatannya sendiri, kamu harus memberinya makan dengan nutrisi seimbang dan tepat. Makanan yang berkualitas bisa menjaga kucingmu tetap dalam keadaan sehat. Royal Canin sangat cocok untuk kebutuhan kucingmu. Dengan informasi mengenai alasan kucing menjilat dirinya sendiri diatas, kini kamu harus lebih sering memperhatikan gerak gerik kucing kamu.