5 Tips Merawat Kucing Senior yang Wajib Diperhatikan

Jan 23, 2019

Seiring bertambahnya usia, kucing cenderung mengalami banyak perubahan kondisi tubuh. Kucing senior akan mengalami penurunan kemampuan panca indera dan  daya tahan tubuh dalam melawan penyakit. Metabolisme serta kebutuhan energi dari makanan juga berubah serta berisiko tinggi terhadap penyakit. Namun, kucing cenderung menyembunyikan keluhan masalah fisiknya tersebut sehingga sulit bagi kamu untuk mengetahuinya, yang bisa kamu lakukan adalah memberikan perhatian lebih dengan mengikuti 5 tips merawat kucing senior berikut ini.

 

Sesuaikan Aktivitas

Tips merawat kucing senior yang pertama adalah menyesuaikan aktivitas sehari-hari kucing. Kucing senior biasanya mengalami masalah tulang dan persendian sehingga sudah tidak bisa melakukan aktivitas fisik yang terlalu berat. Sebaiknya kamu mengajak kucingmu melakukan olahraga yang ringan saja yang tidak terasa berat untuk dilakukan kucingmu.

Kamu perlu memperhatikan kucingmu lebih dekat. Masih mampukah kucingmu  dengan mudah mencapai kotak makanannya, tempat tidurnya, dan kotak pasirnya? Bisakah kucingmu masuk dan keluar kandang dengan mudah? Tidak jarang kucing yang sudah memasuki usia senior akan tidur lebih banyak, tetapi bukan ide yang buruk untuk mencoba mengajak mereka beraktivitas untuk mempertahankan kekuatan otot dan menghindarkannya dari rasa bosan. 

 

Waspadai Gangguan Penglihatan dan Pendengaran

Tips merawat kucing senior yang kedua adalah waspadai gangguan penglihatan dan pendengaran. Seiring bertambahnya usia, kucing dapat mengalami penurunan pendengaran dan kehilangan penglihatan. Selain itu, Kucing senior cenderung mengalami lebih banyak gangguan gigi yang dapat mengganggu kegiatan makan dan menyebabkan rasa sakit yang signifikan. 

 

Perhatikan Perubahan Perilaku

Sebagai pemilik kucing, sudah menjadi tanggung jawabmu untuk memperhatikan tanda-tanda penuaan pada kucing. Kamu perlu memperhatikan perubahan perilaku yang terjadi pada kucingmu. Beberapa kucing senior mungkin akan menangis di malam hari. Kucing senior akan menjadi lebih emosional. Perubahan tersebut termasuk tanda-tanda penurunan  fungsi syaraf otak (disfungsi kognitif) yang sering terjadi pada kucing tua. Konsultasikan perubahan perilaku ini kepada dokter hewan.

 

Periksa Rutin ke Dokter Hewan

Tips merawat kucing senior berikutnya adalah memeriksakan kucing senior secara rutin ke dokter hewan. Dokter hewan akan melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh, seperti memeriksa rambut, tonus otot, kondisi organ, mata, telinga, dan mulut kucing. 

 

Dokter hewan mungkin akan melakukan tes skrining awal untuk memeriksa kondisi kesehatan kucing. Pemeriksaan ini mencakup tes untuk mengukur tekanan darah kucing, jumlah sel darah, fungsi hati, dan ginjal, serta fungsi tiroid. Tes kesehatan seperti ini dapat membantu mendiagnosa jika ada risiko penyakit tertentu pada kucing. 

 

Berikan Nutrisi Khusus

Tips merawat kucing senior yang selanjutnya adalah berikan makanan yang mengandung nutrisi khusus. Kebutuhan nutrisi kucing senior berbeda dengan kebutuhan nutrisi anak kucing dan kucing dewasa. Apalagi, kucing senior biasanya mengalami masalah kesehatan gigi sehingga dapat mempengaruhi selera makan.

Sangat penting bagimu untuk mencukupi kebutuhan nutrisi kucing senior agar kucingmu terhindar dari kekurangan nutrisi dan kehilangan berat badan. Berikan kucingmu Royal Canin sebagai makanan hariannya, karena Royal Canin diformulasikan khusus dengan komposisi nutrisi sesuai dengan kebutuhan kucing senior.

Kucing senior memerlukan banyak anti oksidan untuk memperlambat penuaan sel. Komposisi protein tertentu untuk menjaga massa otot dan berbagai nutrisi lain untuk menjaga kesehatan organ jantung, ginjal dan hati. 

Jangan lupa juga, untuk konsultasikan dengan dokter hewan kamu tentang perubahan dalam kebiasaan makan kucing senior. Penambahan atau kehilangan berat badan yang tidak diinginkan pada tahap ini dalam kehidupan kucing kamu dapat mengindikasikan masalah kesehatan. Dokter hewan kamu juga harus terlibat dalam keputusan apa pun untuk mengubah pola makan kucing dewasa.

Itulah 5 tips merawat kucing senior yang bisa kamu ikuti agar kondisi kesehatan kucing lebih terjaga dan bisa memperoleh harapan hidup yang lebih panjang. Sebaiknya kamu berkonsultasi ke dokter hewan terkait masalah kesehatan yang biasanya mengintai kucing yang usianya sudah memasuki senior. Dokter hewan akan menjelaskan dengan lebih rinci bagaimana cara mengatasi masalah-masalah kesehatan yang dialami kucing senior sebelum masalah tersebut semakin besar dan sulit diatasi. 

 

source: http://www.mypetreference.com/2015/03/02/Veterinary-Checks-and-the-Senior-Cat